Bagaikan baru mengharungi gelombang ombak kehidupan yang hampir melemaskan diri. Terkapai-kapai dalam mencari jalan untuk bernafas dengan selesa. Batin meronta meminta pertolongan...
"Ya Allah bantulah aku."
"Lepaskan aku dari cengkaman yang melemaskan ini."
"Jadikanlah aku manusia yang lebih kreatif dengan segala masalah yang datang menimpa."
"Jadikan aku lebih berjiwa besar untuk mencari jalan penyelesaian."
"Jadikan aku manusia beriman yang lebih mendekatkan diri kepada-Mu."
"Berikan aku ketenangan jiwa - kerana hanya dengan mengingati-Mu jiwa akan mendapat ketenangan."
"Ampunkan segala dosaku - ya Allah."
Di saat fikiran dipagut resah, hati mengimbau bayangan kaabah yang sangat mendamaikan di Masjidil Haram. Melihat kaabah sahaja sudah cukup mendamaikan hati dan perasaan, apa lagi jika dapat melakukan tawaf. Diri penuh tawadhuk mengakui ALLAH MAHA BESAR, ALLAH MAHA AGUNG dan segala-galanya. Hati sangat merasai ketenangan dan kedamaian yang tidak mampu diluahkan dengan kata-kata ketika itu.
Syukurku berpanjangan, diizinkan ALLAH untuk sampai ke sini. Moga diundang lagi untuk menjadi tetamu-Nya sekali lagi. Amin ya Allah.

Tiada ulasan:
Catat Ulasan